📚 Transformasi Pendidikan Agama Islam: Kisah Merjer Sekolah dan Program BTQ Inovatif di SDN Citeureup Mandiri 1
Pada Agustus 2020, Dinas Pendidikan Kota Cimahi mengeluarkan keputusan penting: tiga sekolah dasar, yaitu SDN Citeureup 3, SD Mawar, dan SDN Citeureup Mandiri 1, dimerger menjadi satu entitas baru bernama SD Negeri Citeureup Mandiri 1.
Peristiwa ini menandai sebuah babak baru, tidak hanya bagi administrasi sekolah, tetapi juga bagi kami, para pendidik. Khususnya bagi saya, seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI), yang mendapat amanah langsung dari Kepala Sekolah, Ibu Iis Jenab.
🎯 Amanah dan Tekad yang Kuat
Amanah dari Ibu Kepala Sekolah sangat jelas dan menantang: lulusan SDN Citeureup Mandiri 1 harus memiliki kompetensi dasar dalam pelajaran PAI, yaitu mampu mengaji Al-Qur'an, berwudhu dengan benar, dan melaksanakan sholat wajib.
Tugas ini saya sambut dengan tekad bulat. Dalam hati saya berjanji akan melaksanakan amanah mulia ini dengan segenap kemampuan, demi masa depan spiritual anak-anak didik.
Sejak saat itu, saya segera merancang sebuah program tambahan yang saya beri nama Program Bimbingan Tahsinul Qur'an (BTQ).
🕌 Program BTQ: Belajar di Mushola Sepulang Sekolah
Program BTQ ini dikhususkan bagi siswa-siswi SDN Citeureup Mandiri 1 yang belum lancar membaca Al-Qur'an atau masih terbata-bata. Untuk memaksimalkan waktu belajar mereka, kegiatan mengaji tambahan ini rutin dilaksanakan sepulang sekolah di Mushola.
Ini adalah waktu yang krusial, memanfaatkan energi dan antusiasme mereka untuk belajar di lingkungan yang tenang dan kondusif, di bawah bimbingan langsung.
Metode Inovatif: Tutor Sebaya
Salah satu kunci sukses program BTQ ini adalah penggunaan Metode Tutor Sebaya. Metode ini tidak hanya efektif dalam pengajaran, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri siswa:
| Tingkat Kemampuan Guru Sebaya | Mengajarkan Teman dengan Kemampuan |
| Lancar Iqro' 2 | Masih Iqro' 1 |
| Lancar Iqro' 3 | Masih Iqro' 2 |
| Lancar Iqro' 4 | Masih Iqro' 3 |
| Lancar Iqro' 5 | Masih Iqro' 4 |
| Lancar Iqro' 6 | Masih Iqro' 5 |
Setelah sesi belajar bersama teman sebaya, barulah mereka menyetorkan bacaan mereka secara langsung kepada saya sebagai Guru PAI. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap siswa menerima perhatian yang lebih intensif dari temannya sebelum akhirnya dievaluasi oleh guru.
🤝 Kunci Keberhasilan: Kolaborasi
Alhamdulillah, setelah program ini berjalan, hasilnya sangat menggembirakan!
Jumlah siswa yang belum bisa membaca Al-Qur'an secara signifikan berkurang.
Banyak siswa yang kini sudah lancar membaca Al-Qur'an.
Keberhasilan ini mustahil tercapai tanpa adanya kerjasama yang solid dari berbagai pihak:
Guru Kelas: Dukungan mereka dalam mengatur jadwal dan memotivasi siswa sangatlah penting.
Orang Tua Siswa: Semangat dan dukungan penuh dari orang tua untuk memastikan anak-anak mereka hadir dan berpartisipasi aktif dalam program BTQ adalah pendorong utama.
Merger tiga sekolah telah menghasilkan SDN Citeureup Mandiri 1 yang berkomitmen penuh pada pembentukan karakter dan kompetensi agama siswanya. Kami percaya, dengan fondasi spiritual yang kuat, anak-anak akan siap menghadapi tantangan di masa depan.

